Wacana reformasi besar-besaran terhadap struktur negara Belgia yang diusung Perdana Menteri Bart De Wever kembali mengemuka di ruang publik. Hasil survei terbaru yang dilakukan Cluster17 atas permintaan RTL Info menunjukkan berbagai pandangan di kalangan pemilih berbahasa Prancis di Belgia terkait arah masa depan negara tersebut.
Menurut survei terhadap 1.064 responden yang mewakili warga Belgia berusia 18 tahun ke atas di wilayah frankofon dan dilaksanakan pada 20 hingga 23 Agustus 2026, mayoritas responden, yakni 53 persen, menyatakan dukungan untuk mempertahankan sistem federal yang berlaku saat ini. Sementara itu, 18 persen responden mendukung perluasan otonomi wilayah dalam kerangka sistem federal.
Pilihan untuk beralih ke sistem konfederasi memperoleh dukungan sebesar 10 persen responden. Hanya 7 persen yang menginginkan Belgia terbagi menjadi negara-negara merdeka.
Survei juga mencatat perbedaan signifikan berdasarkan tingkat pendidikan. Dukungan terhadap kelanjutan sistem federal mencapai 62 persen di kalangan pemilik gelar magister atau lebih tinggi, namun turun menjadi 47 persen pada responden berpendidikan di bawah tingkat sekolah menengah. Adapun kelompok lulusan pendidikan tinggi tiga atau empat tahun paling banyak mendukung peningkatan otonomi regional, yakni sebesar 25 persen. Sementara itu, dukungan terhadap konfederasi tertinggi ditemukan pada lulusan pendidikan tinggi satu atau dua tahun, yakni 18 persen. Keinginan membagi Belgia menjadi negara-negara merdeka berada pada level minoritas di semua kelompok pendidikan.
Dari sisi profesi, tingkat dukungan terhadap sistem federal juga bervariasi. Di antara para manajer, 61 persen memilih mempertahankan sistem yang ada, sedangkan di kalangan pekerja mencapai 60 persen. Sementara itu, hanya 42 persen responden yang tidak bekerja mendukung sistem federal dan angka itu sebesar 47 persen di kelompok profesi menengah. Menariknya, kelompok profesi menengah merupakan yang paling besar mendukung peningkatan otonomi wilayah, yaitu 37 persen.
Hasil survei ini menegaskan bahwa wacana perubahan sistem kenegaraan Belgia masih menuai pro dan kontra, dengan kecenderungan mayoritas memilih mempertahankan sistem federal yang sekarang berlaku.
