Rumah tangga di Bulgaria diperkirakan akan menghadapi tekanan keuangan selama musim gugur akibat naiknya biaya pemanas, bahan bakar, pendidikan, makanan, dan layanan lainnya. Data dari Institut Statistik Nasional Bulgaria menunjukkan inflasi tahunan pada Juli mencapai 4,5 persen, sementara kenaikan harga sejak awal tahun mencapai 3,7 persen. Namun, tingkat inflasi secara umum dinilai belum sepenuhnya mencerminkan meningkatnya beban biaya yang dihadapi keluarga dengan anak, yang memiliki kendaraan, atau tingkat konsumsi pemanas yang tinggi.

Seiring penurunan suhu udara, konsumsi energi diprediksi melonjak, sehingga tagihan listrik, gas alam, dan bahan bakar lainnya kemungkinan turut meningkat. Pada kelompok pengeluaran rumah tangga yang mencakup perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar lainnya, terjadi kenaikan harga bulanan sebesar 2 persen pada Juli. Sementara harga bensin menurun 2,2 persen dan solar turun 0,2 persen, potensi kenaikan harga minyak dunia tetap dapat mendorong biaya transportasi dan distribusi yang akan berdampak pada harga barang lainnya. Harga makanan pokok dan minuman non-alkohol secara bulanan turun 1 persen, namun secara tahunan naik 1,2 persen. Harga daging sapi naik sebesar 3,9 persen, bawang naik 3,1 persen, dan ikan segar atau olahan naik 2,7 persen. Di sisi lain, layanan hiburan, olahraga, dan kebudayaan mencatat kenaikan 11,6 persen, sedangkan restoran dan hotel naik 2,3 persen per bulan.

Dibukanya kembali sekolah juga diyakini akan menambah beban pengeluaran keluarga. Biaya pembelian pakaian, sepatu, tas, alat tulis, perlengkapan olahraga, transportasi, serta kursus dan les privat dapat mencapai ratusan euro hanya dalam beberapa minggu. Layanan pendidikan pada Juli tercatat 9,3 persen lebih mahal dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, harga vinyet elektronik untuk jalan raya juga naik sejak 1 Agustus, sehingga pembelian pada bulan September dianggap sebagai bagian dari kenaikan harga yang telah diberlakukan sebelumnya, bukan kenaikan baru pada musim gugur.

Menurut para ahli, tantangan utama yang dihadapi masyarakat Bulgaria bukan berasal dari satu lonjakan harga tertentu, melainkan akibat kenaikan serentak pada biaya energi, transportasi, pendidikan, makanan, dan berbagai layanan yang terjadi dalam waktu bersamaan.