Waktu tempuh masyarakat Belgia dalam perjalanan ke tempat kerja tercatat sebagai yang terpanjang di Eropa, menurut data terbaru yang diumumkan oleh perusahaan layanan sumber daya manusia, SD Worx. Untuk pertama kalinya, rata-rata waktu yang dihabiskan pekerja Belgia untuk perjalanan pulang pergi ke kantor melebihi satu jam per hari. Rata-rata perjalanan tersebut tercatat mencapai 61 menit, melampaui batas waktu 57 menit yang disebut masih dianggap wajar oleh sebagian besar pekerja.

Sebanyak 13 persen warga Belgia bahkan harus menghabiskan lebih dari dua jam di perjalanan setiap harinya. Kendati demikian, survei menunjukkan bahwa sekitar 41 persen pekerja Belgia tidak menganggap waktu tempuh yang panjang ini sebagai beban. Menurut salah satu pakar SD Worx, Veerle Michiels, mayoritas pekerja Belgia sudah menganggap perjalanan panjang ke tempat kerja merupakan bagian dari rutinitas hidup mereka.

Meski demikian, sekitar sepertiga pekerja tetap mengeluhkan perjalanan harian yang melelahkan. Terdapat perbedaan antara pekerja pria dan wanita, di mana pria menempuh rata-rata perjalanan selama 65 menit, sedangkan wanita rata-rata 56 menit. Selain itu, proporsi pria yang harus menempuh jarak lebih dari 100 kilometer per hari tercatat 23 persen, hampir dua kali lipat dari persentase wanita.

Di negara-negara Eropa lain, waktu tempuh perjalanan ke kantor seperti di Swedia dan Irlandia masing-masing tercatat 57 dan 56 menit. Sementara itu, di Slovenia dan Italia, waktu rata-rata perjalanan hanya sekitar 32 dan 35 menit. Michiels menambahkan, ekspektasi pekerja terhadap perjalanan ke kantor sangat dipengaruhi oleh jenis pekerjaan, domisili, dan fase kehidupan. Ia menilai penerapan sistem kerja hibrida, jam kerja fleksibel, serta opsi transportasi yang beragam dapat meningkatkan daya tarik pemberi kerja di pasar tenaga kerja saat ini.