Kementerian Dalam Negeri Bulgaria berhasil menggagalkan upaya penjualan sebuah apartemen di distrik Oborishte, Sofia, yang diduga diperoleh dengan menggunakan surat wasiat palsu. Dalam operasi yang dilakukan tim Kepolisian untuk Pemberantasan Kejahatan Ekonomi Sofia, sebanyak delapan orang diamankan terkait kasus ini.
Penelusuran pihak kepolisian menemukan bahwa apartemen tersebut awalnya diperoleh melalui proses warisan. Surat wasiat yang digunakan dalam proses tersebut diketahui hanya berupa dokumen tulisan tangan. Hasil penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa pada tahun 2022, pengadilan telah menetapkan seseorang bersalah karena menggunakan dokumen perorangan palsu dalam kasus serupa.
Meskipun telah ada putusan pengadilan, polisi tetap memperoleh informasi bahwa apartemen tersebut hendak dijual kembali. Rencananya, proses jual-beli akan dilakukan di kantor notaris di Sofia, hanya sehari setelah kasus tersebut terendus pihak berwajib.
Dalam operasi tersebut, selain pemilik apartemen, polisi juga mengamankan calon pembeli, pengacara calon pembeli, serta seseorang yang mengaku sebagai agen properti. Empat orang lain turut ditangkap di dekat kantor notaris. Pihak berwenang juga melakukan penggeledahan dan penyitaan di kendaraan dan alamat para tersangka.
Sampai saat ini, penyelidikan atas kasus ini masih terus berlangsung.
