Eropa tengah bersiap mencatatkan rekor baru dalam pembangunan turbin angin tahun ini. Berdasarkan laporan semester WindEurope, kapasitas sebesar 8,8 gigawatt telah ditambahkan dalam enam bulan pertama tahun ini. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 30 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dengan tambahan kapasitas tersebut, turbin-turbin baru diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan listrik sekitar tujuh juta rumah tangga di Eropa dan menggantikan impor bahan bakar fosil setara 25 kapal tanker LNG setiap tahun.
Jerman menjadi negara dengan kontribusi terbesar dalam pertumbuhan ini. Negara tersebut menyumbang kapasitas 3,4 gigawatt atau sekitar 40 persen dari total kapasitas baru yang terpasang sepanjang semester pertama. Di Jerman, lebih dari 500 turbin angin baru telah beroperasi—terdiri dari 423 turbin darat dan 84 turbin lepas pantai. Sementara di Belgia, kapasitas energi angin bertambah sebesar 60 megawatt.
WindEurope memperkirakan, dengan percepatan pemasangan selama musim panas, kapasitas tambahan di akhir tahun bisa mencapai 24 gigawatt dan menjadi angka tertinggi sepanjang sejarah di Eropa. Namun demikian, CEO WindEurope, Tinne Van der Straeten, menegaskan proses perizinan masih menjadi hambatan utama di banyak negara. Meski Jerman berhasil meningkatkan kapasitas secara signifikan, sejumlah negara seperti Spanyol, Prancis, Inggris, Italia, dan Irlandia justru mengalami penurunan pada kapasitas yang telah disetujui.
WindEurope memproyeksikan kapasitas pemasangan turbin angin tahunan di Eropa akan mencapai 30 gigawatt pada tahun 2030-an.
