Sebanyak 48 persen warga Jerman memperkirakan Friedrich Merz tidak akan bertahan sebagai kanselir hingga akhir 2026. Hal ini terungkap dalam survei YouGov atas permintaan kantor berita DPA yang melibatkan 1.611 responden pada 17 September. Sementara itu, 31 persen meyakini Merz akan tetap menjabat, dan 21 persen lainnya memilih tidak memberikan jawaban.
Kinerja Merz sebagai Ketua Persatuan Demokratik Kristen (CDU) sekaligus Kanselir Jerman menjadi sorotan setelah partainya mencatat hasil buruk pada pemilu negara bagian Saxony-Anhalt. Berdasarkan survei Forsa, hanya 10 persen warga yang menilai kinerja Merz positif, sedangkan 88 persen mengaku tidak puas dengan kepemimpinannya. Di tengah ketidakpuasan ini, nama Hendrik Wüst (Perdana Menteri North Rhine-Westphalia) dan Markus Söder (Perdana Menteri Bayern sekaligus Ketua Uni Sosial Kristen/CSU) ramai disebut-sebut sebagai kandidat pengganti Merz di media.
Pemilihan umum tingkat daerah di Mecklenburg-Vorpommern dan Berlin dijadwalkan berlangsung pada 20 September. Sejumlah pengamat berpendapat, apabila CDU kembali gagal dalam kontestasi tersebut, tekanan agar Merz mundur akan meningkat secara signifikan. Namun, sebagian analis politik memprediksi dinamika tersebut baru akan memuncak usai pemilu North Rhine-Westphalia pada 2027.
Merz sendiri menegaskan tekadnya untuk terus bertahan di tengah tekanan. Sekretaris Jenderal CDU Franziska Hoppermann menyampaikan dukungan terhadap Merz dan menegaskan bahwa dirinya harus tetap menjabat sebagai Kanselir Jerman. Dalam pernyataannya kepada ZDF, Hoppermann menyebut terdapat banyak persoalan mendesak yang harus ditangani sehingga diperlukan stabilitas di kepemimpinan. Ia juga mengatakan seluruh kepala daerah dari CDU mendukung Merz, meskipun tidak semua menyebut namanya secara langsung. Hoppermann menegaskan, "Di Jerman hanya ada satu kanselir, dan orang itu adalah Friedrich Merz."
Sebelumnya, Merz telah menerima kritik, termasuk dari kalangan internal partai, akibat menurunnya tingkat kepuasan publik dan performa buruk CDU pada pemilu Saxony-Anhalt.
