Sejumlah pemerintah di Eropa tengah mempertimbangkan penerapan pajak terhadap pendapatan perusahaan minyak, menyusul lonjakan harga bahan bakar yang mencapai rekor tertinggi dalam beberapa bulan terakhir.

Menteri Keuangan Jerman mengimbau Komisi Eropa untuk mengajukan berbagai opsi terkait mekanisme pemajakan laba berlebih yang diperoleh perusahaan minyak. Permintaan ini muncul di tengah meningkatnya tekanan publik terhadap keuntungan besar industri tersebut di saat banyak warga menghadapi kenaikan harga energi.

Sementara itu, Komisioner Uni Eropa untuk Ekonomi, Valdis Dombrovskis, menyatakan bahwa Komisi Eropa saat ini belum berencana menerapkan mekanisme pajak terpadu bagi seluruh negara anggota. Namun, ia menegaskan, masing-masing negara Uni Eropa tetap memiliki kewenangan penuh untuk mengatur pajak di tingkat nasional sesuai kebijakan masing-masing.

Hingga saat ini, harga bensin di seluruh kawasan Uni Eropa telah melonjak 24 persen dibandingkan tahun lalu, sementara harga solar naik 38 persen. Lonjakan harga ini memicu kenaikan beban ekonomi bagi konsumen serta menambah tekanan terhadap perekonomian, sehingga wacana pengenaan pajak atas keuntungan perusahaan minyak kembali mengemuka.