Pemerintah Bulgaria dan Turki mulai melakukan persiapan untuk pembangunan pos lintas batas baru di perbatasan kedua negara. Pos baru yang dinamai "Kapitan Andreevo-Kapıkule Utara" ini diharapkan mampu mempercepat proses lalu lintas di perbatasan, khususnya bagi angkutan barang, sekaligus mengurangi waktu tunggu dan memperlancar arus kendaraan berat.

Persiapan proyek tersebut dibahas dalam pertemuan pada 10 September antara Wakil Menteri Dalam Negeri Bulgaria, Ivan Demerdjiev, dan Wakil Menteri Perdagangan Turki, Sezai Uçarmak, yang berlangsung di gedung administratif Pos Lintas Batas Kapıkule. Delegasi Bulgaria juga diikuti oleh Kepala Kepolisian Perbatasan Bulgaria, Komisaris Anton Zlatanov, serta sejumlah pejabat dari Badan Bea Cukai, Kementerian Luar Negeri dan instansi lain.

Pertemuan ini bertujuan mempercepat proses persiapan pembangunan pos lintas batas baru. Agenda pembahasan merupakan kelanjutan dari pertemuan para menteri dalam negeri kedua negara yang digelar di Sofia pada 10 Agustus, serta pertemuan khusus para ahli pada 3 September lalu.

Kedua pihak sepakat bahwa penguatan konektivitas perbatasan merupakan investasi jangka panjang yang penting untuk mendukung kerja sama ekonomi dan mempererat hubungan perdagangan bilateral. Ditekankan pula perlunya langkah tambahan guna memaksimalkan potensi kawasan perbatasan bersama. Komisaris Zlatanov menyatakan, dialog semacam ini dapat meningkatkan kepercayaan dan efektivitas dalam menjaga keamanan perbatasan. Ia juga menyoroti betapa pentingnya pemberantasan tindak kejahatan lintas negara, mengingat baru-baru ini aparat menggagalkan upaya penyelundupan 110 kilogram kokain dan 230 kilogram ganja yang hendak dikirim ke Turki.

Pemerintah Bulgaria dan Turki berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama guna mewujudkan perbatasan yang lebih cepat, aman, dan efisien.