Badan Perencanaan Federal Belgia menaikkan proyeksi inflasi secara signifikan akibat kenaikan harga energi yang melebihi perkiraan sebelumnya. Mengacu pada data yang dilaporkan oleh Le Soir, indeks harga konsumen Belgia diperkirakan melonjak sebesar 5,24 persen secara tahunan pada Januari 2027.
Selain itu, kenaikan indeks kesehatan—yang tidak memasukkan harga alkohol, tembakau, dan bahan bakar—juga diproyeksikan mencapai 4,72 persen. Sebelumnya, pada bulan Juli, lembaga tersebut memperkirakan inflasi Januari 2027 hanya akan berada di angka 4,05 persen, dan kenaikan indeks kesehatan sebesar 3,82 persen.
Menurut estimasi terbaru, rata-rata inflasi di Belgia selama tahun 2026 diperkirakan berada di tingkat 3,6 persen, sedangkan pada 2027 turun menjadi 3,4 persen. Sementara itu, rata-rata kenaikan indeks kesehatan diproyeksikan masing-masing sebesar 3,2 persen dan 3,4 persen. Inflasi diperkirakan akan melambat dan turun ke kisaran 2 persen pada akhir periode proyeksi tahun berikutnya.
Akselerasi inflasi ini juga diperkirakan akan mempercepat penyesuaian upah dan bantuan sosial di negara tersebut. Di Belgia, pembayaran kepada pegawai pemerintah dan penerima bantuan sosial akan otomatis naik 2 persen setiap kali indeks kesehatan melebihi nilai ambang tertentu, yang disebut sebagai indeks pivot. Badan Perencanaan Federal memprediksi ambang terbaru akan terlampaui pada Desember 2026 dan kemudian kembali terjadi pada Juli 2027. Sebelumnya, perkiraan menyebutkan ambang ini baru terlampaui pada Januari dan Desember 2027.
