Dalam beberapa tahun terakhir, angka kemiskinan di kalangan pekerja di seluruh dunia menunjukkan peningkatan yang signifikan. Meski memiliki pekerjaan, banyak individu kini semakin kesulitan memenuhi kebutuhan dasar akibat upah yang rendah dan pengaruh inflasi.

Para ahli menilai bahwa perubahan kebijakan ekonomi serta ketimpangan distribusi pendapatan turut memperparah kondisi ini. Mereka menekankan bahwa penurunan daya beli dan kondisi kerja yang tidak menentu menjadi faktor utama meningkatnya jumlah pekerja miskin. Khususnya, pekerja dengan upah minimum paling rentan menghadapi permasalahan ekonomi sehari-hari.

Ekonom menyarankan agar langkah-langkah perlindungan sosial diperkuat untuk mengatasi masalah ini. Sementara itu, temuan riset terbaru juga menunjukkan bahwa bantuan sosial yang diberikan masih belum cukup untuk menanggulangi kondisi tersebut. Ketidakseimbangan antara rata-rata pendapatan dan biaya hidup membuat beban keuangan pekerja semakin berat.

Beragam pihak dari berbagai lapisan masyarakat kini tengah mencari solusi agar jumlah pekerja yang hidup dalam kemiskinan dapat ditekan.