Masalah tikus yang selama ini ditemui di beberapa kawasan pemukiman di Brussel, ibu kota Belgia, kini meluas hingga ke kawasan bersejarah dan wisata populer Grand Place serta sekitarnya. Berdasarkan laporan media nasional, tikus-tikus tersebut banyak terlihat di sekitar area pejalan kaki dan dekat dengan tempat usaha. Kehadiran tikus yang terekam di etalase sebuah toko coklat baru-baru ini bahkan menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Sejak Februari tahun ini, telah dilakukan 137 operasi penangkapan yang berhasil menjaring 1.073 tikus. Pemerintah kota Brussel meningkatkan langkah antisipasi selama musim panas, termasuk memasang 15 perangkap tikus pintar di area pejalan kaki pusat kota. Selain itu, pada bulan Mei lalu, pemerintah membentuk satuan tugas khusus untuk menangani persoalan ini dan menaikkan anggaran penanganan tikus dari 35 ribu euro menjadi 100 ribu euro.

Wali Kota Brussel, Philippe Close, dalam rapat dewan kota pada 7 September menegaskan bahwa penanganan masalah tikus menjadi salah satu prioritas utama pemerintah kota. Pemerintah juga menyediakan layanan penanggulangan tikus gratis bagi para pelaku usaha, restoran, dan kafe. Wali Kota Close turut mengimbau para pemilik usaha dan warga agar tidak membuang makanan atau sampah sembarangan di jalanan.

Namun, sejumlah pihak oposisi menilai langkah-langkah yang diambil pemerintah masih belum cukup memadai. Mereka menyatakan beberapa warga maupun wisatawan cenderung menghindari kawasan pusat kota pada malam hari akibat kekhawatiran terhadap gangguan tikus tersebut.