Suhu air keran di sejumlah wilayah Belgia pada musim panas tahun ini diketahui mengalami kenaikan hingga tiga derajat Celsius di atas rata-rata normal. Para ahli mengungkapkan, gelombang panas yang berulang turut menyebabkan air tanah dan air dalam reservoir menjadi lebih hangat, sehingga kualitas air minum perlu diawasi lebih ketat.
Sarah, seorang pemilik kafe di kawasan Philippeville, Namur, mengaku bahwa ia merasakan suhu air keran yang lebih tinggi saat menyiapkan gelas bir dibandingkan biasanya. Fenomena serupa juga ditemukan di stasiun pompa milik INASEP, lembaga layanan publik Namur. Direktur layanan produksi air INASEP, Olivier Lahaut, menyebutkan bahwa suhu di reservoir meningkat sekitar satu hingga dua derajat Celsius.
Menurut catatan tahun ini, kenaikan suhu air keran berkisar antara satu hingga tiga derajat. Kepala laboratorium INASEP, Carlo Yague, menekankan pentingnya pengawasan mikrobiologis, sebab bakteri dapat berkembang lebih mudah pada suhu tinggi apabila tidak terkontrol.
Di Belgia, batas maksimal suhu air jaringan distribusi yang diizinkan untuk konsumsi adalah 25 derajat Celsius. Sedangkan pengukuran tertinggi pada tahun ini tercatat sebesar 21 derajat Celsius.
