Harga gas alam di Belgia mengalami kenaikan signifikan dalam setahun terakhir. Harga di pasar grosir per megawatt jam sempat mengalami lonjakan tajam pada musim semi, kemudian menunjukkan tren fluktuatif, dan sejak awal musim panas terus meningkat hingga baru-baru ini menembus angka 70 euro. Kenaikan ini berdampak langsung kepada konsumen yang menggunakan kontrak dengan harga variabel.

Menurut Kenneth Vansina, Direktur Comparateur.be, penyebab utama kenaikan harga adalah ketegangan geopolitik serta rendahnya tingkat cadangan gas di Eropa. Vansina mengungkapkan, saat konflik di Iran baru dimulai, harga per megawatt jam berkisar 30 euro, sedangkan saat ini sudah mendekati 75 euro. Saat ini cadangan gas di Eropa tercatat sekitar 65 persen, padahal pada awal September biasanya diharapkan dapat mencapai 80 persen.

Para ahli energi menyarankan konsumen pemilik kontrak harga variabel untuk tidak terburu-buru beralih ke tarif tetap. Sebab, harga gas ini ditentukan setiap bulan, sehingga konsumen dapat memantau perkembangan hingga akhir September. Namun, jika konflik di Timur Tengah berlanjut dan kondisi pasar Belgia semakin tidak menentu, opsi untuk berpindah ke kontrak harga tetap dapat dipertimbangkan. Sementara itu, konsumen dengan kontrak harga tetap masih memiliki peluang untuk mengubah kontrak jika harga gas variabel menurun pada bulan-bulan berikutnya.