Perdana Menteri Belgia Bart De Wever mengumumkan bahwa pemerintah federal berencana melakukan penghematan sekitar 10 miliar euro hingga tahun 2029. Dalam wawancara dengan saluran televisi RTL, De Wever menyatakan bahwa keputusan terkait rencana penghematan anggaran ini diharapkan dapat diambil dalam beberapa minggu mendatang.

De Wever menjelaskan, fokus utama pemerintah saat ini adalah melakukan pemotongan anggaran. Ia menyoroti bahwa setiap kelompok masyarakat berharap beban penghematan tidak dibebankan pada mereka, melainkan pada pihak lain. Menurut De Wever, saat pembahasan tentang peningkatan pendapatan negara mencuat, kelompok masyarakat yang paling kaya biasanya menjadi sasaran. Namun, ia menekankan bahwa kebijakan penghematan tidak bisa dihindari akan berdampak pada sebagian besar masyarakat.

Lebih lanjut, De Wever menuturkan bahwa Belgia sedang menghadapi sejumlah persoalan serius dan masyarakat harus bersiap menghadapi kebijakan penghematan yang akan diterapkan. Ia juga menyebutkan bahwa saat ini seluruh Eropa sedang menghadapi tantangan ekonomi. Saat ini, defisit anggaran Belgia melebihi 5 persen dari produk domestik bruto (PDB) dan rasio utang pemerintah terhadap PDB juga telah melampaui 100 persen. Guna menyehatkan kondisi keuangan negara, pemerintah federal berencana merealisasikan penghematan tambahan sebesar 10 miliar euro hingga 2029.