Duta Besar Rusia untuk Jerman, Sergey Nechayev, membantah tuduhan dari pihak Jerman yang menyatakan Rusia terlibat dalam insiden di Leipzig. Nechayev menyebut Rusia dituduh melakukan atau berupaya melakukan aksi terorisme. Ia menilai tuduhan tersebut sangat serius dan semestinya didukung dengan bukti konkret, temuan materiil, analisis dari para ahli, serta dasar yang kuat. Namun, Nechayev menegaskan bahwa hingga kini tidak ada satu pun bukti yang disampaikan.

Nechayev menambahkan, Rusia memiliki hubungan baik dengan Sachsen dan Leipzig, serta terdapat banyak lokasi yang terkait dengan Rusia di kawasan tersebut. Ia berpendapat, upaya menciptakan sentimen anti-Rusia di negara bagian Jerman Timur menjelang pemilihan negara bagian tidak menguntungkan bagi Moskow. Apabila memang terdapat data atau bukti, ia mengusulkan pembahasan bersama para pakar, termasuk dari pihak Rusia, untuk mengkaji insiden tersebut. Menurutnya, para ahli Rusia dapat membuktikan bahwa peristiwa itu tidak terkait dengan aktivitas intelijen. Namun, ia merasa bahwa pihak Jerman lebih memilih untuk tetap menuduh Rusia tanpa dasar yang jelas.

Selain itu, Nechayev juga menyoroti sikap pemerintah Jerman yang dinilai memicu kemarahan dan kekecewaan di Rusia. Ia mengkritik keputusan penutupan Konsulat Jenderal Rusia terakhir di Bonn serta Pusat Kebudayaan Rusia di Berlin Friedrichstrasse pada 1 September mendatang. Menurutnya, langkah ini membatasi akses warga Jerman terhadap kebudayaan Rusia dan layanan konsuler. Nechayev menekankan bahwa masyarakat diaspora Rusia di wilayah barat Jerman, khususnya di wilayah layanan konsulat Bonn, sangat membutuhkan fasilitas ini, dan menilai peristiwa tersebut akan sulit untuk segera dilupakan.