Pemerintah Federal Belgia menetapkan batas waktu hingga awal Oktober untuk mengambil keputusan terkait solusi struktural atas permasalahan kebisingan di sekitar Bandara Brussels. Hal ini disampaikan oleh Menteri Transportasi Federal Belgia, Jean-Luc Crucke, menyusul laporan adanya sekitar 40 keluarga di wilayah Brabant Flemish yang mengajukan gugatan hukum terhadap jalur pendekatan landasan pacu 07L yang dinilai kontroversial.
Menteri Crucke mengungkapkan, pihaknya memahami ketidaksabaran warga yang telah lama menghadapi masalah kebisingan. Ia menekankan bahwa penyelesaian melalui jalur hukum tidak akan memberikan solusi permanen, sehingga diperlukan keputusan politik yang komprehensif dari pemerintah.
Menurut Crucke, pemerintah federal tengah membahas sejumlah usulan konkret seputar penanganan kebisingan bandara. Ia menyebut, keputusan harus diambil paling lambat 1 Oktober 2026, mengikuti batas waktu yang ditetapkan oleh pengadilan pada Februari tahun lalu. Pengadilan menuntut pemerintah memberikan tanggapan atas langkah-langkah yang direncanakan berdasarkan penilaian dampak lingkungan atau studi Envisa.
Walaupun rincian usulan belum dipublikasikan, sebelumnya telah dibahas sejumlah langkah operasional, seperti memperkuat penggunaan landasan pacu tertentu secara prioritas, membatasi kebisingan di malam hari, memperluas penerapan pendaratan ramah lingkungan, dan meningkatkan pengawasan terhadap kepatuhan standar angin. Seluruh rekomendasi tersebut masih menunggu persetujuan resmi dari pemerintah.
