Para ilmuwan saat ini tengah meneliti kemungkinan mempertebal lapisan es laut di kawasan Arktik secara buatan sebagai salah satu upaya melindungi es laut dari risiko mencair. Fokus utama penelitian ini berada di Selat Nares, wilayah yang terletak di antara Kanada dan Greenland. Upaya ini bertujuan mencegah terbawanya es laut dalam jumlah besar ke arah selatan yang dikhawatirkan akan mempercepat proses pencairan.

Fisikawan dari Badan Antariksa Eropa, Malcolm Davidson, pada tahun 2011 melakukan penerbangan melintasi selat antara Greenland dan Pulau Ellesmere di Kanada guna memverifikasi akurasi data satelit yang diperolehnya. Melalui pengamatan tersebut, Davidson menemukan bahwa potongan es laut yang luas dan rendah saling mendorong hingga membentuk hambatan alami yang menutupi selat tersebut. Dari udara, kumpulan es ini tampak membentuk busur panjang yang membentang di sepanjang selat.

Di bagian utara busur es, terjadi penumpukan es laut di Samudra Arktik yang membeku, sedangkan bagian selatan terlihat sebagian besar bebas dari es. Fenomena alamiah ini menunjukkan peranan penting formasi busur es dalam mengendalikan pergerakan dan ketahanan es laut di Arktik. Saat ini, para peneliti tengah mempelajari kemungkinan untuk memperkuat atau mereplikasi mekanisme tersebut secara buatan demi menjaga keberlangsungan es laut Arktik.