Sebuah pusat perbelanjaan di kota Kryvyi Rih, Ukraina, menjadi target serangan yang dilancarkan oleh Rusia. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengungkapkan bahwa serangan tersebut dilakukan menggunakan pesawat nirawak dan berlangsung dalam dua gelombang. Setelah gelombang serangan pertama, kebakaran hebat terjadi di dalam pusat perbelanjaan tersebut.

Menurut penjelasan Zelensky, sekitar 30 menit setelah serangan pertama dan munculnya kebakaran, tim penyelamat yang berada di lokasi menjadi sasaran serangan kedua. Hingga kini, sedikitnya lima orang dilaporkan tewas akibat serangan ini, sementara lebih dari 50 orang lainnya mengalami luka-luka. Diketahui terdapat enam anak di antara korban luka, yang langsung mendapatkan penanganan medis.

Presiden Zelensky mengecam keras serangan tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan biadab dan tidak berperikemanusiaan. Ia menegaskan bahwa serangan terhadap warga sipil dan tim penyelamat adalah bentuk terorisme. Zelensky juga menyerukan perlunya tekanan nyata terhadap Rusia guna mengakhiri kekerasan dan meminta pertanggungjawaban pemerintah Moskwa atas serangan yang dilakukan.