Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, menyatakan bahwa keputusan Pemerintah Israel untuk menerbitkan tender pembangunan pada proyek permukiman E1 di Tepi Barat merupakan langkah yang tidak dapat diterima.
Von der Leyen menegaskan bahwa Uni Eropa sejak lama telah menolak langkah tersebut dan memperingatkan bahwa proyek ini berpotensi memecah wilayah Tepi Barat serta mengancam kesinambungan wilayah Palestina.
Ia juga menyoroti bahwa proyek E1 akan menghambat upaya menuju solusi dua negara. Von der Leyen menegaskan komitmen Uni Eropa untuk mencari perdamaian yang adil dan abadi berdasarkan prinsip solusi dua negara.
