Bulgaria menempati posisi tiga besar di antara negara-negara Uni Eropa dengan persentase warga terbanyak yang tidak mampu membiayai liburan selama satu minggu dalam setahun di luar rumah. Berdasarkan data terbaru dari Eurostat untuk tahun 2025, sebanyak 39,1 persen warga Bulgaria yang berusia di atas 16 tahun tidak memiliki kemampuan keuangan untuk menikmati liburan tahunan tersebut.
Persentase ini membuat Bulgaria berada di peringkat ketiga, bersanding dengan Hungaria. Sementara itu, urutan teratas ditempati oleh Rumania yang mencatat 61,4 persen warganya tak mampu berlibur, diikuti Yunani dengan 46,6 persen. Di sisi lain, negara dengan kondisi terbaik adalah Luksemburg, di mana hanya 10,6 persen penduduknya yang melaporkan kendala finansial untuk berlibur. Swedia dan Belanda juga berada di posisi atas dengan angka masing-masing 12,4 persen dan 12,8 persen.
Secara keseluruhan, rata-rata warga Uni Eropa berusia di atas 16 tahun yang tak mampu membiayai liburan selama seminggu tercatat sebesar 27,5 persen. Angka ini naik 0,5 poin dibandingkan tahun sebelumnya, namun turun 7,7 poin dibandingkan data tahun 2015. Data Eurostat tersebut menunjukkan bahwa meskipun ada perbaikan dari segi distribusi pendapatan dan pemulihan ekonomi, kemajuan dalam hal kemampuan membiayai liburan masih terbatas.
