Pemimpin Redaksi Aktif TV yang berbasis di Belgia, Suat Bezeng, menyatakan protes terhadap keputusan Facebook yang membatasi unggahannya yang mengkritik Israel.

Dalam pernyataannya, Bezeng menyesalkan tindakan Facebook, dengan mengatakan bahwa penghinaan terhadap Islam diperbolehkan, sementara kritik terhadap Israel justru dilarang. Ia menilai pendekatan tersebut menunjukkan keinginan Meta, induk perusahaan Facebook, bukan lagi menjadi sebuah platform, melainkan berubah menjadi sesuatu yang jauh dari nilai-nilai kebebasan berekspresi.

Setelah postingannya dibatasi, Suat Bezeng juga menyerukan agar otoritas Uni Eropa mengambil langkah tegas terkait kebijakan Facebook tersebut.