Harga grosir mayoritas buah dan sayuran di Bulgaria mengalami penurunan selama sepekan terakhir. Sementara itu, pergerakan harga untuk sejumlah bahan pokok justru menunjukkan tren yang beragam.
Berdasarkan data dari Komisi Bursa Komoditas dan Penjualan Grosir negara tersebut, indeks pemantau harga grosir pangan menurun 0,47 persen dari 2.331 poin menjadi 2.320 poin dibandingkan pekan sebelumnya. Indeks ini menggunakan acuan dasar 1.000 poin sejak tahun 2005.
Penurunan harga paling signifikan terjadi pada cabai merah dan tomat. Harga cabai merah turun sebesar 18,08 persen menjadi 1,45 euro per kilogram, sementara harga tomat merosot 17,24 persen menjadi 1,21 euro per kilogram. Timun turun 4,72 persen menjadi 1,21 euro, cabai hijau turun 6,79 persen menjadi 1,07 euro, dan kentang turun 1,96 persen menjadi 0,60 euro. Harga labu juga menyusut 4,55 persen menjadi 0,63 euro, sedangkan selada hijau mengalami kenaikan 8,57 persen menjadi 0,76 euro per kilogram. Selain itu, harga kubis, wortel, dan bawang bombay masing-masing naik 3,20 persen, 4,11 persen, dan 7,49 persen. Dari kelompok buah-buahan, hanya aprikot yang meningkat 4,58 persen menjadi 1,28 euro. Sementara itu, harga buah persik, apel, dan lemon tercatat turun.
Untuk kategori bahan pangan pokok, harga keju sapi turun 0,49 persen menjadi 6,13 euro per kilogram. Sebaliknya, keju Vitosha naik 0,79 persen menjadi 9,23 euro per kilogram. Harga yogurt naik 1,11 persen menjadi 0,73 euro untuk kemasan 400 gram, dan susu segar meningkat 1,95 persen menjadi 1,15 euro per liter. Harga telur ukuran sedang naik 2,04 persen menjadi 0,20 euro per butir. Di sisi lain, harga mentega, ayam beku, beras, lentil, tepung, gula, dan minyak bunga matahari mengalami penurunan. Sementara, harga kacang kering naik 1,24 persen menjadi 2,13 euro per kilogram.
