Belanda diperkirakan akan mengalami suhu udara yang mencapai 37 derajat Celcius pada Jumat, menurut laporan lembaga prakiraan cuaca Weeronline. Fenomena ini menandai terjadinya gelombang panas kelima di wilayah tersebut sepanjang tahun ini.
Institut Meteorologi Kerajaan Belanda (KNMI) menyampaikan bahwa suhu di wilayah utara akan mencapai 33 derajat Celcius, sementara di bagian selatan dan tenggara diprediksi hingga 37 derajat Celcius. Kejadian seperti ini sebelumnya hanya pernah tercatat pada tahun 1947, ketika gelombang panas hanya terjadi di Maastricht. Namun, tahun ini sejumlah stasiun pengamatan cuaca di wilayah selatan negara tersebut juga melaporkan suhu tinggi serupa.
KNMI belum menetapkan gelombang panas nasional karena pengukuran di stasiun De Bilt, dekat Utrecht, tidak melampaui ambang batas yang diperlukan untuk deklarasi tersebut. Meski demikian, peringatan cuaca dengan kode kuning telah dikeluarkan untuk seluruh wilayah Belanda untuk mengantisipasi risiko akibat suhu tinggi.
Lembaga Kesehatan Masyarakat RIVM mengimplementasikan rencana penanganan suhu ekstrem secara nasional pada hari Jumat, dan akan berlaku khusus di wilayah tenggara pada hari Sabtu. Pada Jumat malam, suhu di kawasan perkotaan diperkirakan tetap hangat, sekitar 20 derajat Celcius.
Diperkirakan hujan disertai petir akan melanda sebagian wilayah pada Sabtu, membawa sedikit penurunan suhu, meski di tenggara suhu masih bisa mencapai 32 derajat Celcius. Sementara pada Minggu, suhu tertinggi diprediksi turun menjadi 24 derajat Celcius. Awal pekan depan, suhu diperkirakan akan berkisar antara 21 hingga 25 derajat Celcius dengan kemungkinan hujan mulai Selasa. Weeronline menekankan bahwa hujan singkat yang turun tidak akan cukup mengatasi masalah kekeringan karena tanah yang mengeras akan cenderung membiarkan air mengalir di permukaan daripada meresap.
