Menteri Luar Negeri Belgia, Maxime Prévot, dan Pejabat Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha, menggelar pertemuan di Kiev untuk membahas penguatan kerja sama bilateral dan dukungan terhadap Ukraina. Dalam keterangan resmi Kementerian Luar Negeri Ukraina, disebutkan bahwa Ukraina siap memberikan bantuan dalam penanganan kebakaran hutan besar di Belgia.

Dalam pembicaraan tersebut, kedua pihak menyoroti meningkatnya serangan teror Rusia terhadap warga sipil, pentingnya memperkuat pertahanan udara Ukraina, serta situasi keamanan di kawasan Laut Hitam. Selain itu, kedua negara juga membahas paket sanksi ke-22 Uni Eropa terhadap Rusia, yang menargetkan industri pertahanan Rusia secara khusus.

Belgia disebut sebagai salah satu dari 20 negara yang paling banyak memberikan dukungan kepada Ukraina. Sepanjang tahun ini, Belgia telah menyalurkan bantuan militer senilai lebih dari satu miliar euro kepada Ukraina, memberikan tambahan dukungan 100 juta euro melalui Inisiatif PURL, serta meningkatkan jumlah pesawat tempur F-16 yang akan dikirimkan.

Sementara itu, badan pembangunan Belgia, Enabel, tengah menjalankan proyek rekonstruksi senilai total 150 juta euro di wilayah Kiev dan Chernihiv. Belgia juga menyediakan unit ketel mobile dan generator untuk perbaikan infrastruktur energi, serta memberikan dukungan kepada para veteran Ukraina.