Otoritas Bea Cukai Bulgaria mulai melakukan rekonstruksi dan modernisasi Pos Lintas Batas Kapitan Andreevo, salah satu titik perbatasan darat tersibuk di Uni Eropa. Kepala Pos Kapitan Andreevo, Georgi Gospodinov, menyatakan proyek ini bertujuan meningkatkan efektivitas pengawasan perbatasan, memperbaiki kelancaran arus lalu lintas, serta menciptakan infrastruktur modern.
Dengan infrastruktur baru ini, kapasitas pos perbatasan diharapkan naik hingga 25 persen. Peningkatan dilakukan dengan menambah jumlah jalur pemeriksaan untuk kendaraan berat maupun kendaraan penumpang. Jalur masuk bagi truk Kepolisian Perbatasan, misalnya, akan bertambah dari tiga menjadi tujuh, sementara jalur keluar naik dari dua menjadi tiga. Jumlah jalur keluaran bea cukai dari enam menjadi delapan, dan jalur masuk mobil penumpang dari sepuluh menjadi lima belas. Sebanyak lima jalur akan diubah agar dapat digunakan dua arah tergantung kepadatan lalu lintas.
Selain itu, renovasi mencakup pembangunan kanopi dan kabin pemeriksaan baru, peremajaan terminal bus, titik registrasi penumpang otomatis, sistem desinfeksi, area rontgen mobile, zona transit hewan hidup, serta pemasangan pembangkit listrik tenaga surya. Sistem fotovoltaik ini dirancang memenuhi hingga separuh kebutuhan energi pos perbatasan.
Selama proses pembangunan, sejumlah area kerja sementara disiapkan agar kapasitas pelayanan tetap terjaga. Proyek ini dimulai pada bulan Agustus, saat lalu lintas pengangkutan barang cenderung menurun, untuk meminimalkan gangguan terhadap arus lalu lintas. Kementerian Pembangunan Wilayah dan Pekerjaan Umum Bulgaria telah memberikan izin resmi pada pertengahan Juli, dan perusahaan Glavbolgarstroy telah ditunjuk sebagai pelaksana proyek. Pembangunan ini ditargetkan rampung pada akhir musim panas tahun depan.
Sejak awal tahun, sekitar 590 ribu kendaraan barang telah melintasi pos ini—dengan total tahunan melebihi satu juta kendaraan. Pada musim panas, jumlah mobil penumpang yang melintas setiap hari bahkan mencapai lebih dari 10 ribu unit.
