Upaya pelestarian patung raksasa di Gunung Nemrut yang masuk dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO terus dilakukan. Sejak 2022, program restorasi dan konservasi dijalankan untuk menjaga keutuhan situs bersejarah ini. Salah satu metode yang digunakan adalah pengaplikasian nano kapur pada retakan halus patung guna menutup celah dan mencegah masuknya air yang dapat merusak struktur batu.
Kepala Laboratorium Restorasi dan Konservasi Regional Gaziantep, Ayşe Ebru Çorbacı, menyebutkan bahwa fokus utama tahun ini adalah pada patung Kommagene Tyche dan Zeus Oramandes di teras barat situs. Selain itu, pihaknya merencanakan penguatan struktur kepala patung Antiochos dan burung elang di kedua teras pada tahun 2025.
Sementara itu, Kepala Museum Adıyaman, Mehmet Alkan, menegaskan bahwa dukungan dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata sangat penting dalam pelaksanaan proyek ini. Ia menilai, pelestarian patung yang berusia lebih dari dua ribu tahun tersebut sangat diperlukan agar warisan sejarah ini dapat terus dinikmati oleh generasi mendatang. Seluruh proses restorasi dan konservasi ini dilakukan oleh tim ahli dari Laboratorium Restorasi dan Konservasi Regional Gaziantep.
