Facebook tengah menghadapi penurunan jumlah pengguna secara signifikan belakangan ini. Sejumlah pengguna mengeluhkan pembatasan pada profil mereka yang terjadi secara tiba-tiba akibat pembaruan algoritma terbaru yang diterapkan platform media sosial tersebut.

Seiring dengan itu, banyak pengguna merasa kesulitan mendapatkan solusi atas keluhan mereka karena tidak dapat berkomunikasi langsung dengan layanan pelanggan. Alih-alih mendapat respons dari pihak Facebook, mereka justru menerima jawaban otomatis berbasis kecerdasan buatan. Hal ini menimbulkan rasa tidak puas di kalangan pengguna sekaligus meningkatkan kekecewaan terhadap Facebook.

Meningkatnya ketidakpuasan membuat sebagian pengguna, terutama dari kalangan muda, mulai beralih ke platform media sosial lain yang dinilai lebih responsif dan terbuka terhadap umpan balik. Langkah apa yang akan diambil Facebook untuk menghadapi situasi ini masih ditunggu masyarakat luas.