Berbagai penelitian terbaru mengungkapkan bahwa ketergantungan digital di kalangan remaja meningkat dengan cepat. Penggunaan perangkat seperti ponsel pintar, tablet, dan komputer, khususnya untuk mengakses media sosial dan platform permainan daring, kini memengaruhi kehidupan sehari-hari para remaja, terutama mereka yang berada dalam masa pubertas.
Para pakar menyoroti bahwa ketergantungan digital dapat menimbulkan sejumlah masalah, antara lain gangguan tidur, kesulitan berkonsentrasi, hingga kecenderungan untuk menarik diri dari lingkungan sosial. Selain itu, penggunaan perangkat digital dalam waktu lama juga dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas dan gangguan postur tubuh di kalangan remaja.
Para pendidik dan orang tua diimbau untuk menerapkan batasan yang jelas dan bijak dalam penggunaan perangkat digital. Pemerintah juga diharapkan dapat meningkatkan kampanye edukasi mengenai bahaya ketergantungan digital. Pakar kesehatan menyarankan, demi mendukung perkembangan remaja yang sehat, keseimbangan antara aktivitas fisik dan penggunaan teknologi digital perlu terus dijaga.
