Bulgaria dan negara-negara anggota Uni Eropa lainnya diberikan tenggat waktu hingga 30 September 2026 untuk mengajukan permohonan pembayaran akhir dalam kerangka Mekanisme Pemulihan dan Ketahanan. Komisi Eropa menegaskan, seluruh dokumen pendukung terkait pelaksanaan reformasi dan investasi yang disyaratkan juga wajib diserahkan bersamaan dengan pengajuan permohonan tersebut.

Batas waktu pelaksanaan reformasi dan investasi yang tercantum dalam rencana nasional telah berakhir pada 31 Agustus lalu. Namun, Bulgaria diketahui belum mengajukan permohonan pembayaran kelima dan terakhir, yang mencakup jumlah tindakan serta target terbanyak. Berdasarkan data sistem pendanaan Eropa, Bulgaria telah menyelesaikan 33 tahapan dan target, sementara 26 lainnya masih belum terlaksana. Salah satu langkah yang tertunda adalah penyaluran dana untuk renovasi gedung perumahan melalui Bank Pembangunan Bulgaria. Selain itu, Kementerian Tenaga Kerja dan Sosial, Energi, serta Kesehatan masing-masing memiliki empat tindakan yang belum selesai, sedangkan Kementerian Pembangunan Regional, Transportasi, Kebudayaan, dan Pendidikan masing-masing masih punya dua tindakan yang belum terlaksana.

Total dana yang dapat diterima Bulgaria pada pembayaran kelima ini, termasuk dana yang sebelumnya dibekukan, diperkirakan melebihi 1,8 miliar euro. Secara keseluruhan, Bulgaria berhak memperoleh hibah sebesar 6,1 miliar euro melalui skema ini. Komisi Eropa menekankan, langkah-langkah yang diambil setelah 31 Agustus tidak akan diperhitungkan dalam penilaian permohonan pembayaran serta tidak memungkinkan adanya perubahan tambahan pada rencana yang telah disetujui. Hingga saat ini, Uni Eropa telah menyalurkan dana sebesar 440 miliar euro melalui program NextGenerationEU, dan direncanakan akan menambah 133 miliar euro lagi hingga akhir 2026.