Pemerintah Valon menetapkan sejumlah langkah tambahan menyusul kekeringan parah yang tengah melanda wilayah tersebut. Usai rapat bersama tim krisis CORTEX, dijelaskan bahwa pembatasan sebelumnya kini diperketat lantaran sumber daya air berada pada level kritis. Dalam pengumuman resmi di Namur, masyarakat di beberapa daerah diimbau untuk mengurangi penggunaan air.
Penurunan debit sungai yang terjadi secara berkelanjutan membuat otoritas setempat menerapkan larangan total terhadap aktivitas penangkapan ikan di perairan umum. Selain itu, aturan larangan penggunaan kano di Sungai Lesse dan Ourthe kini diperpanjang. Kapal-kapal yang melintas di jalur air juga diwajibkan mengikuti aturan baru berupa waktu tunggu selama satu jam sebelum melanjutkan perjalanan.
Khusus di Saint-Hubert, yang kini menjadi kota kelima dengan masalah suplai air serius, masyarakat diberlakukan aturan pembatasan air secara lebih rinci dan ketat pada penggunaan individu.
Pejabat menyebutkan sejak awal Juli, curah hujan hanya tercatat sebesar 1,4 liter per meter persegi, jauh di bawah rata-rata tahunan. Meski hujan diperkirakan turun pada Minggu mendatang dan diharapkan dapat membantu kondisi, tim krisis CORTEX berencana menggelar rapat lanjutan pekan depan untuk kemungkinan menerapkan langkah-langkah tambahan jika situasi belum membaik.
