Pemerintah Oise di Prancis memperketat pengawasan terhadap pengguna skuter listrik di wilayahnya. Dalam operasi gabungan yang digelar di Méru, Kepala Wilayah Oise bersama aparat polisi nasional dan polisi kota melakukan inspeksi besar-besaran terhadap kendaraan skuter listrik.
Dalam operasi yang berlangsung selama dua jam tersebut, petugas memeriksa tiga belas unit skuter listrik dan menemukan sejumlah pelanggaran. Sebanyak sebelas pengendara tidak menggunakan helm, tujuh skuter diketahui tanpa asuransi, dan dua unit tercatat melebihi batas kecepatan maksimum yang ditetapkan, yakni 25 kilometer per jam. Selain itu, sembilan skuter langsung dilarang beroperasi di jalan raya.
Pihak berwenang menegaskan pentingnya penggunaan helm, pakaian reflektif, dan kepemilikan asuransi kendaraan bagi setiap pengendara skuter listrik. Mereka juga mengingatkan bahwa setiap skuter wajib memiliki sistem penerangan, rem, alat peringatan suara, serta reflektor samping yang lengkap. Satu skuter hanya boleh digunakan oleh satu orang, sementara membawa penumpang dilarang keras.
Pemerintah Oise menekankan bahwa operasi serupa akan terus digelar secara berkala demi meningkatkan keselamatan berkendara dan mendukung tertib lalu lintas di wilayah tersebut.
