Pemerintah federal Jerman berencana melakukan perubahan besar terkait bantuan sewa untuk rumah tangga berpenghasilan rendah atau tanpa penghasilan. Berdasarkan regulasi baru yang telah disetujui dua pekan lalu, jumlah bantuan akan dikurangi dan persyaratan untuk mengakses bantuan tersebut dipersulit.
Kebijakan terbaru ini dinilai akan berdampak negatif terhadap banyak keluarga, terutama di tengah masih tingginya harga sewa di negara tersebut. Diperkirakan, sepertiga dari rumah tangga penerima bantuan saat ini tidak lagi memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan tersebut. Sementara, penerima yang masih memenuhi syarat juga akan menerima nominal bantuan yang lebih kecil.
Laporan dari Asosiasi Kesejahteraan Paritätischer Wohlfahrtsverband mengungkapkan, keluarga dengan anak dan rumah tangga dengan orang tua tunggal akan menjadi kelompok paling terdampak akibat penurunan bantuan ini.
Riset juga mengungkapkan bahwa sebanyak 70 persen bantuan sewa selama ini diterima oleh keluarga dengan anak. Dari seluruh penerima, 37,5 persen merupakan anak-anak, 22 persen adalah pekerja, sementara 15 persen merupakan kalangan pensiunan. Lembaga sosial memperingatkan bahwa penurunan jumlah bantuan akan terasa signifikan bagi kelompok-kelompok ini. Diperkirakan sekitar 163 ribu rumah tangga harus mencari bantuan sosial lain untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.
