Pemerintah Flandria di Belgia memberlakukan langkah-langkah baru yang lebih ketat untuk menindak praktik penyewaan rumah melalui Airbnb secara ilegal dan yang mengandung unsur tindak kejahatan. Mulai saat ini, platform penyewaan daring seperti Airbnb dan Booking.com diwajibkan untuk memverifikasi bahwa seluruh properti yang diiklankan telah terdaftar secara resmi. Dengan kebijakan ini, rumah liburan yang belum tercatat di otoritas setempat tidak akan dapat ditawarkan melalui platform tersebut.

Selama ini, iklan sewa properti melalui Airbnb di Flandria menjadi sorotan karena sering kali tidak mematuhi aturan, terutama terkait kewajiban pendaftaran setiap bangunan sewa ke Visit Flanders. Masalah ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan dinilai perlu penanganan khusus. Regulasi baru yang telah disepakati dalam rapat kabinet terakhir pada Jumat lalu diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam pengawasan terhadap sektor penyewaan jangka pendek.

Berdasarkan aturan baru ini, pemerintah daerah hanya dapat mencabut izin operasional properti sewa jika ada laporan polisi mengenai pelanggaran tata ruang, gangguan kebisingan, atau aktivitas kriminal. Menteri Pariwisata dan Perumahan Flandria, Melissa Depraetere, menegaskan pentingnya transparansi dalam setiap iklan sewa. Pihak yang ingin menyewakan properti melalui Airbnb diwajibkan mencantumkan kontak yang dapat diverifikasi. Rancangan regulasi ini masih menunggu persetujuan akhir dari Parlemen Flandria dan dijadwalkan untuk mulai diberlakukan pada musim gugur tahun ini.