Aparat Kepolisian Bulgaria membongkar sebuah laboratorium produksi fentanil di ibu kota Sofia pada operasi yang digelar pada pagi hari. Operasi tersebut dilaksanakan oleh tim dari Kepolisian Khusus Penanganan Kejahatan Terorganisasi di bawah Kementerian Dalam Negeri Bulgaria.
Laboratorium ilegal yang berlokasi di kawasan Fakulteta ini beroperasi di sebuah bangunan yang sebelumnya digunakan untuk peternakan. Dari hasil penggeledahan, terungkap bahwa laboratorium tersebut dilengkapi dengan perangkat teknologi tinggi yang memungkinkan produksi fentanil secara masif.
Sebanyak sepuluh orang yang diduga terlibat dalam produksi dan distribusi fentanil berhasil diamankan polisi. Tiga di antaranya ditangkap di Sofia, sementara tujuh tersangka lain diamankan lewat penggerebekan serentak di berbagai daerah di Bulgaria. Petugas juga menyita seluruh bahan baku kimia serta fentanil yang sudah jadi dari lokasi kejadian.
Hasil pemeriksaan awal mengindikasikan bahwa laboratorium ini mampu memproduksi antara enam hingga sepuluh kilogram fentanil per hari, yang diduga kuat menjadi suplai utama untuk pasar narkotika di Bulgaria. Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Bulgaria, Lyubomir Nikolov, mengungkapkan bahwa hasil operasi tersebut kemungkinan akan menyebabkan kelangkaan fentanil di dalam negeri.
Operasi penggerebekan dilakukan dengan pengamanan ketat dan melibatkan tim toksikologi serta tenaga medis darurat untuk mengantisipasi bahaya paparan zat beracun. Saat ini, penyelidikan masih berlangsung dan otoritas masih melakukan verifikasi terkait jumlah pasti fentanil yang berhasil disita.
