Fenomena pekerja muda di bawah usia 25 tahun yang memilih hengkang lebih awal dari tempat kerjanya menunjukkan tren meningkat di Belgia. Dalam satu tahun terakhir, proporsi pekerja muda yang mengundurkan diri atau mengalami pemutusan hubungan kerja pada tahun pertama masa kerja naik sebesar 16 persen. Sektor perhotelan, restoran, dan logistik menjadi bidang yang paling kentara terdampak tren ini.

Berdasarkan studi dari perusahaan konsultan sumber daya manusia Acerta terhadap 390 ribu pekerja di 31 ribu perusahaan, pemutusan kontrak pada masa kerja enam bulan atau kurang terlihat cukup signifikan. Data menunjukkan, 14,12 persen pekerja di bawah usia 25 tahun yang memiliki kontrak kerja tanpa batas waktu, memutuskan hubungan kerja dalam enam bulan pertama. Sekitar sepertiga dari kasus ini terjadi atas inisiatif pekerja sendiri. Angka ini melonjak jika dibandingkan periode setahun sebelumnya yang berada di kisaran 8,4 persen. Penelitian juga mencatat, semakin tua usia pekerja, kecenderungan untuk keluar lebih awal dari pekerjaan kian menurun.

Kasus pemutusan hubungan kerja dini ini paling banyak ditemukan pada usaha kecil dengan jumlah karyawan kurang dari sembilan orang. Sektor perhotelan dan restoran menjadi penyumbang terbesar tingkat turnover pekerja muda, disusul oleh sektor kebersihan, logistik, serta transportasi. Para pengamat memperkirakan bahwa tren tingginya rotasi kerja di kalangan pekerja muda akan terus berlangsung dalam waktu dekat.